FILM MIRACLE IN CELL NO. 7
MANUSIA DAN KEADILAN
Keadilan adalah yang dimana pada kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang yang ditempatkan sesuai tempatnya. Keadilan dalam menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelanggaran terjadap proporsi tersebut disebut tidak adil.
Keaadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri
manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan
perasaannya dikendalikan oleh akal. Socrates memproyeksikan keadilan pada
pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan akan tercipta bilamana warga Negara
sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melakukan tugasnya dengan baik. sebuah
negara ideal akan bersandar pada empat sifat baik: kebijakan, keberanian,
pantangan (atau keprihatinan), dan keadilan.
Keadilan sosial adalah
Keadilan sosial bukan sekadar berbicara tentang keadilan dalam arti tegaknya
peraturan perundang-undangan atau hukum, tetapi berbicara lebih luas tentang
hak warganegara dalam sebuah negara. Keadilan sosial adalah keadaan dalam mana
kekayaan dan sumberdaya suatu negara didistribusikan secara adil kepada seluruh
rakyat. Dalam konsep ini terkadung pengertian bahwa pemerintah dibentuk oleh
rakyat untuk melayani kebutuhan seluruh rakyat, dan pemerintah yang tidak
memenuhi kesejahteraan warganegaranya adalah pemerintah yang gagal dan karena
itu tidak adil.
Dalam mewujudkan keadilan sosial itu
diperinci perbuatan dan sikap yang perlu di pupuk yakni:
1) Perbuatan yang luhur mencerminkan sikap
dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan
2) Sikap adil terhadap sesama, menjaga
keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3) Sikap suka memberi pertolongan kepada
orang yang memerlukan
4) Sikap suka bekerja keras
5) Sikap menghargai hasil karya orang lain
yang bermamfaat untuk mencapai kemajuan dan kesehjatraan bersama
Asas yang menuju dan terciptanya keadilan
sosial itu akan dituangkan dalam berbagai langkah dan kegiatan , antara lain
memalui delapan jalur pemerataan sebagai berikut :
1) Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok
rakyat banyak khusus nya pangan , sandang dan papan
2) Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan
kesehatan
3) Pemerataan pembagian pendapatan
4) Pemerataan kesempatan kerja
5) Pemerataan kesempatan berusaha
6) Pemerataan kesempatan berpatisipasi dalam
pembangunan khusunya bagi generasi muda dan kaum wanita
7) Pemerataan penyebaran pembangunan di
seluruh wilayah tanah air
8) Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan
Berbagai macam keadilan
1. Keadilan legal atau keadilan moral. Plato
berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari
masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya. Dalam masyarakat yang adil
setiap orang menjalankan pekerjaan menurut sifat dasarnya paling cocok baginya
( the man behind the gun ). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral,
sedangkan oleh yang lainnya disebut keadilan legal
2. Keadilan distributive. Aristotele
berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama
diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama
(justice is done when equels are treated equally).
3. Keadilan komutatif. Keadilan ini bertujuan
untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.Bagi Aristoteles pengertian keadilan
ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan
yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan
menghancurkan pertalian dalam masyarakat
Kejujuran
Kejujuran atau jujur artinya apa-apa yang
dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakan sesuai
dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang
benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari
perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu
kata dan perbuatan, yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan
perbuatannya
Kecurangan
Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hari nuraninya atau, orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha. Kecurangan menyebabkan orang menjadi serakah, tamak, ingin menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang yang paling hebat, paling kaya, dan senang bila masyarakat disekelilingnya hidup menderita
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut kamus umum bahasa indonesia susunan W.J.S Poerwadarminta, kata adil berarti tidak berat sebelah atau memihak manapun tidak sewenang-wenang. Banyak sekali macam-macam keadilan seperti keadilan komutatif, keadilan distributif, keadilan legal, keadilan protektif dan lain lain.
Teori manusia dengan keadilan juga mencangkup tentang kejujuran, kecurangan, pembalasan, dan juga pemulihan nama baik.
- Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada.
- Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hari nuraninya atau, orang itu memang dari hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha.
- Pembalasan adalah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang.
- Pada hakekatnya, pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia akan segala kesalahannya; bahwa apa yang telah diperbuatnya tidak sesuai dengan ukuran moral atau tidak sesuai dengan akhlak.
Banyak sekali nilai nilai keadilan didalam
film ini. Berikut adalah bentuk keadilannya :
- Pada saat pertama kali Lee Yong Gu masuk kedalam sel tahanan, ia dibenci oleh semua orang, termasuk oleh teman teman satu selnya. Ia dipukuli habis-habisan karena perbuatannya tersebut. Namun Lee Yong Gu tetap sabar dan terus melakukan kebaikan kepada mereka. Hingga pada suatu hari, bos di dalam selnya yaitu So Yang-Ho hendak diserang oleh bos dari sel lain. Young Gu yang melihat kejadiaan ini, langsung berlari kencang kearah So Yang untuk mencegah benda tajam itu mengenai So Yang. Namun, ia lah yang akhirnya terkena serangan itu. Setelah kejadian tersebut, So Yang merasa berhutang budi padanya. Dan ia berjanji akan mengabulkan permintaan Yong Gu sebagai tanda terimakasih kepadanya. Yong Gu menginginkan untuk bertemu dengan putrinya, Ye-Sung. Kemudian, So Yang mengabulkannya, dengan mengerahkan seluruh anakbuahnya didalam sel tersebut untuk membawa Ye-Sung kepada Yong Gu dihari acara keagamaan berlangsung. Mereka pun berhasil membawa Ye-Sung kepada Yong Gu. Dalam hal ini, Yong Gu mendapatkan keadilan dengan menolong So Yang.
- Yong Gu dibenci oleh Jang Min-hwan (kepala sipir) karena tuduhan kasus penculikan dan pelecehan pada seorang anak kecil. Saat pertama kali ia berada di penjara, Yong Gu dipukuli olehnya. Namun, tiba-tiba terjadi kebakaran di penjara. Jang Min-hwan terjebak didalam sebuah ruangan yang sudah penuh dengan api. Saat semua orang sibuk menyelamatkan dirinya masing-masing, Yong Gu mengabaikan keselamatannya demi membantu kepala sipir itu. Berkat bantuan Yong Gu, ia berhasil selamat dari kebakaran yang hampir merenggut nyawanya. Atas semua kebaikan yang dilakukan Yong Gu, perlahan ia mulai curiga. Bagaimana bisa seseorang yang berhati baik seperti Yong Gu melakukan tindakan keji seperti itu. Akhirnya Jang Min-hwan menyelidiki kembali kasus tersebut. Dan ternyata Yong Gu tidak bersalah atas kasus ini, ia hanya difitnah. Jang Min-hwan berusaha membantu mengembalikan nama baik Yong Gu. Dan ia juga merasa sangat kasihan terhadap Ye-Sung kemudian memutuskan untuk merawatnya sebagai anaknya.
- Setelah Ye-Sung tumbuh dewasa, ia kembali memperjuangkan nama baik ayahnya yang sudah dihukum mati pada tahun 1997 itu. Ia datang ke sidang pengadilan untuk membuktikan bahwa ayahnya tidak bersalah dan memulihkan nama baiknya. Ye-Sung dibantu oleh sang kepala sipir dan juga beberapa teman ayahnya pada saat di sel untuk memberikan kesaksian. Akhirnya, Ye-Sung berhasil memenangkan persidangan tersebut. Dan hakim menyatakan bahwa tuduhan kepada mediang Yong Gu tidak terbukti. Disinilah pada akhirnya keadilan berpihak dan Yong Gu dan Ye-Sung, meskipun Yong Gu telah meninggal karena hukuman mati tersebut.
Cinta
kasih memiliki pengertiannya masing-masing. Cinta berarti rasa suka atau rasa
sayang, ataupun juga rasa kasih yang hatinya merasa sangat tertarik. Sedangkan
kasih berarti perasaan cinta atau sayang kepada sesuatu ataupun menaruh belas
kasihan. Cinta dan kasih memiliki pengertian yang mirip namun memiliki
perbedaan. Pengertian cinta lebih kepada perasaan yang mendalam sedangkan kasih
berarti perasaan yang dapat dilakukan secara nyata.
·
Tiga
unsur cinta
Dr.
Sarlito W. Sarwono mengemukakan bahwa cinta memiliki tiga unsur. Tiga unsur itu
adalah keterikatan, keintiman, dan kemesraan.
Keterikatan berarti ada adanya sebuah perasaan yang menjadikan seseorang sebagai prioritas, perasaan yang hanya ingin bersama dengan seseorang dan tidak mau jika bukan dia seseorang yang dimaksud. Keterikatan berarti terikat dengan seseorang. Keintiman berarti kebiasaan atau perilaku yang menunjukkan kita dengan seseorang yang dicintai sudah tidak memiliki jarak lagi. Sudah adanya panggilan atau sebutan yang tidak formal. Contohnya adalah sudah saling memakai barang satu sama lain, makan dan minum dengan peralatan makan yang sama, dan banyak sekali contohnya.
Kemesraan berarti adanya perasaan ingin disayangi, rasa rindu ketika tidak bertemu dalam jangka waktu yang lama, adanya perkataan untuk mengungkapan rasa sayang tersebut, dan hal lainnya. Dalam kehidupan manusia, cinta tampak dalam berbagai bentuk. Ada seseorang yang mencintai dirinya sendiri, ada yang mencintai orang lain juga istri/suami dan anaknya, hartanya, atau Allah dan Rasulnya. Bentuk cinta tersebut dapat kita lihat di kitab suci Al-Qur’an.
1. Cinta Diri
Cinta diri memiliki kaitan yang erat dengan dorongan untuk menjaga diri. Manusia ingin tetap hidup, mengembangkan potensi diri, dan untuk melakukan sesuatu agar tujuannya tercapai. Ia mencintai sesuatu yang memberikan kebaikan padanya. Ia membenci hal-hal yang menghalangi untuk sesuatu yang dia inginkan, dan membenci segala sesuatu yang mendatangkan sakit dan bahaya. Al-Qur’an mengungkapkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri yang menuntut segala sesuatu untuk dirinya yang memberikan manfaat dan guna dan menghindari segala sesuatu yang membahayakan dirinya. Nabi Muhammad SAW mengucapkan bahwa seandainya Beliau mengetahui hal-hal gaib, tentu Beliau akan memperbanyak hal-hal baik untuk dirinya dan menjauhkan diri dari segala keburukan.
Gejala bahwa manusia mencintai dirinya sendiri adalah rasa cintanya yang berlebih terhadap harta, yang dapat membuat seseorang memudahkan segala cara untuk mendapatkan kesenangan dan kemewahan hidup. (QS Al-Adiyat, 100:8) Lalu manusia itu akan membuat permohonan yang terus menerus agar dirinya diberikan harta, kesehatan, dan berbagai kebaikan hidup lainnya. Jika ia mendapatkan keburukan, maka ia merasa putus asa. (QS Fushilat, 41:49). Ada baiknya kita manusia mencintai diri sendiri dengan tidak berlebihan dan melewati batas. Kita harus mengimbangi rasa cinta terhadap diri sendiri dan rasa cinta terhadap orang lain.
2. Cinta kepada sesama manusia
Manusia ingin hidup dengan keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya. Ia harus membatasi cinta pada diri sendiri dan rasa egoisnya. Ia juga harus menyeimbangkan cintanya dengan cinta dan kasih sayang pada orang lain dan bekerja sama dengan cara memberikan bantuan kepada orang lain. Allah memberi isyarat tentang kecintaan manusia pada dirinya, seperti yang terlihat pada keluh kesahnya saat ia berusaha untuk memperoleh kebaikan, setelah itu Allah akan memberi pujian kepada orang yang sedang berusaha untuk tidak melebihkan cinta kepada dirinya sendiri dan melepas diri dengan memperbanyak keimanan seperti sholat, memberikan zakat, bersedekah, dan menjauhi larangan Allah. Al-Qur’an mengatakan kepada orang-orang yang beriman agar saling mencintai seperti cinta mereka kepada diri sendiri. Itu adalah pengarahan kepada para mukmin agar tidak berlebihan dalam mencintai diri sendiri.
3. Cinta Seksual
Cinta dan dorongan seksual saling berkaitan karena ia membantu keserasian, kasih sayang, dan kerjasama antara pasangannya. Ia merupakan faktor primer bagi hidup keluarga. Seperti dalam Al-Qur’an surah Ar-Rum ayat 21 yang artinya, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”.
4. Cinta Kebapakan
Ayah
dengan anak-anaknya tidak terjalin ikatan fisiologis seperti ibu dengan
anak-anaknya. Para ahli ilmu jiwa modem berpendapat bahwa dorongan kebapakan
adalah dorongan psikis. Dorongan ini terdapat dalam cinta bapak kepada
anak-anaknya karena mereka adalah sumber kebahagiaan baginya, sumber kekuataan
dan kebanggan baginya, dan faktor penting bagi kelangsungan hidup seorang ayah.
Dalam doa Nabi Zakaria AS yang memohon kepada Allah semoga dikarunia anak yang
akan mewarisinya dan keluarga Ya’qub.
Terdapat
dalam surah Maryam ayat 4 sampai 6 yang artinya, “Ia berkata “Ya Tuhanku,
sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku
belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku
khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang istriku adalah seorang yang
mandul, maka anugerahilah aku di sisi Engkau seorang putra, yang akan mewarisi
aku dan mewarisi sebagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, Ya Tuhanku,
seorang yang diridhai””.
Cinta kebapakan dalam Al-Qur’an diisyaratkan dalam kisah Nabi Nuh AS. Beliau sangat cinta kepada anaknya, ia memanggil anaknya dengan kasih sayang untuk naik ke perahu agar tidak tenggelam dalam ombak. Cinta itu tampak dalam dia Nabi Nuh AS yang memohon kepada Allah agar anaknya selamat, terdapat dalam surah Hud ayat 45 yang artinya, “Dan Nuh berseru kepada Tuhannya sambil berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya.” Seorang ayah menunjukkan rasa sayangnya kepada anak-anaknya dengan cara asuhan, nasihat, dan pengarahan demi kebaikan dan kepentingan anak-anaknya.
5. Cinta kepada Allah
Puncak cinta yang dimiliki manusia khususnya yang beragama Islam adalah cintanya kepads Allah dan kerinduan kepada-Nya. Semua tindakan dan tingkah lakunya juga, tidak hanya sholat, pujian, dan doa saja. Dalam surah Ali Imran ayat 31 yang artinya, “Katakanlah: “Jika kamu 9benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”” Dalam surah itu dijelaskan bahwa tingkah laku umat-Nya dan tindakan umat itu ditujukan kepada Allah dan mereka mengharapkan penerimaan dan ridha-Nya.
Cinta
seorang manusia kepada Allah akan membuat cinta itu menjadi pendorong atau
kekuatan yang akan mengarahkan manusia itu ke kehidupan yang lebih baik dan
mengalahkan rasa cinta terhadap yang lainnya. Namun, manusia itu tetap akan
merasakan cinta kepada sesama manusia, hewan, dan semua makhluk Allah dan seluruh
alam semesta karena seluruhnya adalah ciptaan Allah.
6. Cinta kepada Rasul
Setelah
cinta yang utama yaitu cinta kepada Allah, di peringkat kedua adalah cinta
kepada Rasul. Rasul merupakan sosok yang ideal dan sempurna bagi manusia baik
dalam berperilaku, moral, maupun sifat baik lainnya. Seorang Hamba yang
benar-benar beriman akan mencintai Rasulullah yang telah menanggung derita
dakwah Islam, berjuang dengan semangat sehingga agama Islam tersebar di seluruh
dunia dan membawa kemanusiaan dari masa kelam menuju cahaya petunjuk.
REVIEW YANG BERKAITAN DENGAN MANUSIA DAN CINTA KASIH
Cinta kasih didefinisikan sebagai perasaan kasih sayang, kemesraan, belas kasihan dan pengabdian dengan rasa tanggungjawab sehingga akan menghasilkan keharmonisan di antara sesama manusia. Cinta memainkan peranan krusial dalam kehidupan manusia, salah satu contohnya adalah sebagai pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak.
Contoh ini berkaitan dengan hubungan seorang Bapak dan Anak di film Miracle In Cell No.7 Film tersebut menggambarkan bagaimana Sang Anak sangat menyayangi Ayahnya meskipun Ayahnya menderita keterbatasan mental. Begitupun Sang Ayah yang memiliki hati baik dan rela melakukan apapun
Demi membuat anak semata wayangnya itu hidup bahagia. DaIam film, terlihat bahwa Ia rela mengumpulkan uang bulanannya untuk membeli tas impian Sang Anak. Begitu juga saat Ia dipaksa mengaku bahwa dirinya bersalah agar anaknya bisa tetap hidup walaupun dirinya akan dijatuhi hukuman mati. Dari sana terlihat bahwa kasih sayang orangtua sungguh tidak terbatas. Apapun akan dilakukan demi kebahagiaan anak. Penggambaran cinta kasih lalu diperlihatkan pada saat Sang Anak berusaha keras untuk menemui Ayahnya di penjara karena Ia merasa kesepian tanpa Sang Ayah yang berada disisinya. Kemudian, saat mereka bertemu kembali terpampang jelas bahwa terdapat hubungan cinta dan kasih sayang yang kuat.
Bentuk cinta pada film Miracle In Cell No.7
termasuk jenis cinta kebapakan mengingat bahwa antar ayah dan anak-anaknya
tidak terjalin oleh ikatan-ikatan fisiologis seperti yang menghubungkan si ibu
dan anaknya , maka para ahli ilmu jiwa modern berpendapat bahwa dorongan kebapakan bukanlah dorongan
fisiologis seperti halnya dorongan keibuan, melainkan dorongan psikis. Dorongan
ini nampak jelas dalam cinta bapak kepada anak-anaknya, karena mereka sumber
kesenangan, kegembiraan, kekuatan,
kebanggan, dan merupakan faktor penting bagi kelangsungan peran bapak.
1. Pengertian pandangan hidup :
§ Menurut Koentjaraningrat (1980)
pandangan hidup adalah nilai-nilai yang dianut oleh suatu masyarakat yang
dipilih secara selektif oleh para individu dan golongan didalam masyarakat.
Pandangan hidup terdiri atas cita-cita, kebajikan dan sikap hidup. Sedangkan
menurut Manuel Kaisiepo 1982, pandangan hidup merupakan bagian hidup manusia.
Tidak ada seorang pun tang hidup tanpa pandangan hidup meskipun tingkatannya
berbeda-beda. Pandangan hidup mencerminkan citra dari seseorang karena
pandangan hidup itu mencerminkan cita-cita atau aspirasinya.
§ Apa yang dikatakan oleh seseorang
adalah pandangan hidup karena dipengaruhi oleh pola berfikir tertentu. Tetapi,
terkadang sulit dikatakan sesuatu itu pandangan hidup, sebab dapat pula hanya
suatuidealisasi belaka yang mengikuti kebiasaan berfikir yang sedang berlangsung
di dalam masyarakat. Setiap Bangsa, Negara maupun manusia yang ingin berdiri
kokoh dan mengetahui dengan jelas kearah mana tujuan yang ingin dicapainya
sangatmemerlukan pandangan hidup. Dengan pandangan hidup yang jelas, suatu
Bangsa, Negara maupun manusia akan memiliki pegangan dan pedoman bagaimana ia
memecahkan masalah-masalah yang timbul dalam gerak masyarakat yang semakin
maju. Berpedoman pada pandangan hidup itu pula seseorang akan mampu membangun
dirinya.
§ Pandangan hidup adalah pendapat atau
pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di
dunia. Pendapat atau pertimbangan itu sendiri merupakan hasil pemikiran manusia
berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
2. Cita-Cita
Pandangan hidup terdiri atas cita-cita, kebajikan dan sikap hidup. Cita-cita, kebajikan dan sikap hidup itu tak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia. Dalam kehidupannya manusia tidak dapat melepas diri dari cita-cita, kebajikan dan sikap hidup itu. Orang tua selalu menimang-nimang anaknya sejak masih bayi agar menjadi dokter, insinyur, dan sebagainya
Selain dari itu, pada setiap kelahiran bayi, do’a yang di ucapkan oleh family atau handai taulan biasanya berbunyi : “ Semoga kelak menjadi orang yang berguna bagi nusa, bangsa, agama, dan berbakti kepada orang tua. Cita-cita itu perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita sering kali diartikan sebagai angan-angan, keinginan, kemauan, niat atau harapan. Cita-cita itu penting bagi manusia, karena adanya cita-cita menandakan kedinamikan manusia.
Ada tiga kategori keadaan hati seseorang yakni lunak,
keras,dan lemah, seperti :
– Orang yang berhati keras, biasanya tak berhenti berusaha
sebelum cita-citanya tercapai. Ia tidak menghiraukan rintangan, tantangan, dan
segala esulitan yang dihadapinya. Orang yang berhati keras biasanya juga
mencapai hasil yang gemilang dan sukses hidupnya.
– Orang berhati lunak biasanya dalam usaha mencapai
cita-citanya menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi. Namun ia tetap
berusaha mencapai cita-cita itu. Karena, biarpun lambat ia akan berhasil juga
mencapai cita-citanya.
– Orang yang berhati lemah biasanya mudah terpengaruh oleh
situasi dan kondisi. Bila menghadapi kesulitan cepat-cepat ia berganti haluan
dan berganti keinginan.
3. Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan pada hakikatnya adalah
perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama atau etika.
Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik dan makhluk
bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik. Untuk
melihat apa itu kebajikan, kita harus melihat dari tiga segi, yaitu :
1.
Manusia
sebagai pribadi,
Yang menentukan baik-buruknya adalah suara hati. Suara hati itu semacam bisikan
dalam hati untuk menimbang perbuatan baik atau tidak. Jadi suara hati itu
merupakan hakim terhadap diri sendiri. Suara hati sebenarnya telah memilih yang
baik, namun manusia seringkali tidak mau mendengarkan.
2.
Manusia
sebagai anggota masyarakat, Yang menentukan baik-buruknya adalah suara hati masyarakat.
Suara hati manusia adalah baik, tetapi belum tentu suara hati masyarakat
menganggap baik. Sebagai anggota masyarakat, manusia tidak dapat membebaskan
diri dari kemasyarakatan.
3.
Manusia
sebagai makhluk tuhan, manusia pun harus mendengarkan suara hati Tuhan. Suara Tuhan
selalu membisikkan agar manusia berbuat baik dan mengelakkan perbuatan yang
tidak baik. Jadi, untuk mengukur perbuatan baik dan buruk, harus kita dengar
pula suara Tuhan atau Kehendak Tuhan. Kehendak Tuhan berbentuk Hukum Tuhan atau
Hukum agama.
4. Usaha atau perjuangan
Kerja keras untuk mewujudkan cita – cita. Setiap manusia
harus kerja keras untuk melanjutkan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah
usaha/perjuangan, perjuangan untuk hidup dan ini sudah kodrat manusia. Tanpa
usaha/perjuangan manusia tak dapat hidup sempurna. Apabila manusia ingin
menjadi kaya, ia harus kerja keras. Bila seseorang ingin menjadi ilmuwan, ia
harus rajin belajar dan mengikuti semua ketentuan akademik.
Manusia dan pandangan hidup
Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Pandangan hidup seseorang juga di artikan sebagai cara mereka menjalani hidup mereka atau juga bisa dibilang prinsip hidup mereka.
Dalam film
Miracle in Cell No.7 , kita diajarkan tentang pentingnya tidak hanya percaya
pada satu pihak saja, namun juga mendengarkan pendapat dari orang lain. Sebab,
Miracle in Cell No. 7 menunjukkan bagaimana seseorang diperlakukan tidak adil
lantaran mendengar pendapat satu orang.
Miracle in Cell No. 7 juga mengajarkan kita tentang tidak menganggap remeh orang-orang yang memiliki masa kelam. Dikisahkan sebagai narapidana di penjara, beberapa orang mungkin ditangkap karena tindak kriminal. Namun walaupun apa yang dilakukan sebelumnya salah, mereka tetap memiliki hati nurani dan bisa menanamkan kebaikan.
Keindahan
Keindahan, sering diutarakan kepada
situasi tertentu, arti kata keindahan yaitu berasal dari kata indah, artinya
bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan
identik dengan kebenaran, sesuatu yang indah itu selalu mengandung kebenaran.
Walaupun kelihatanya indah tapi tidak mengandung kebenaran maka hal itu pada
prinsipnya tidak indah.
Keindahan bersifat universal,
artinya keindahan yang tak terikat oleh selera perorangan, waktu, tempat atau
daerah tertentu, bersifat menyeluruh. Segala sesuatu yang mempunyai sifat indah
antara lain segala hasil seni, pemandangan alam, manusia dengan segala anggota
tubuhnya dan lain sebagainya. Dalam bahasa Latin, keindahan diterjemahkan dari
kata “bellum” Akar katanya adalah “benum” yang berarti kebaikan. Dalam bahasa Inggris
diterjemahkan dengan kata “beautiful”, Prancis “beao” sedangkan Italy dan Spanyol ”beloo”.
Hakekat dari Keindahan
Keindahan adalah susunan kualitas atau pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal kulitas yang paling disebut adalah kesatuan (unity) keselarasan (harmony) kesetangkupan (symmetry) keseimbangan (balance) dan pertentangan (contrast).
Menurut luasnya pengertian keindahan dibedakan menjadi 3,
yaitu :
1. Keindahan dalam arti luas, menurut Aristoteles keindahan
sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan
2. Keindahan dalam arti estetik murni, yaitu pengalaman
estetik seseorang dalam hubungan dengan segala sesuatu yang diserapnya.
3. Keindahan dalam arti terbatas, yaitu yang menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan yakni berupa keindahan bentuk dan warna
Keindahan identik dengan kebenaran, keindahan adalah kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah yang tidak mengandung kebenaran tidak indah.
Ada 2 nilai yang penting dalam keindahan :
1. Nilai ekstrinsik yakni nilai yang sifatnya sebagai alat
atau membantu untuk sesuatu hal. Contohnya tarian yang disebut halus dan kasar.
2. Nilai intrinsik yakni sifat baik yang terkandung di dalam atau apa yang merupakan tujuan dari sifat baik tersebut. Contohnya pesan yang akan disampaikan dalam suatu tarian.
Teori estetika keindahan menurut Jean M. Filo dalam bukunya
“Current Concepts of Art” dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :
1. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu bersifat
subjektif adanya, yakni karena manusianya menciptakan penilaian indah dan
kurang indah dalam pikirannya sendiri.
2. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan bersifat
objektif adanya, yakni karena keindahan itu merupakan nilai yang intrinsik ada
pada suatu objek.
3. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu merupakan pertemuan antara yang subjektif dan yang objektif, artinya kualitas keindahan itu baru ada apabila terjadi pertemuan antara subjek manusia dan objek substansi.
Ada tiga hal yang nyata ketika seseorang menyatakan bahwa sesuatu itu indah, apabila ada keutuhan (Integrity) ada keselarasan (Harmony) serta kejelasan (Clearity) pada objek tersebut. Ini biasanya disebut sebagai hukum keindahan
Pengungkapan keindahan dalam karya
seni didasari oleh motivasi tertentu dan dengan tujuan tertentu pula. Motivasi
itu dapat berupa pengalaman atau kenyataan mengenai penderitaan hidup manusia,
mengenai kemerosotan moral, mengenai perubahan nilai-nilai dalam masyarakat,
mengenai keagungan Tuhan, dan banyak lagi lainnya. Tujuannya tentu saja dilihat
dari segi nilai kehidupan manusia, martabat manusia, kegunaan bagi manusia
secara kodrati.
Ada beberapa alasan mengapa manusia
menciptakan keindahan, yaitu sebagai berikut:
1)
Tata nilai yang telah usang
2)
Kemerosotan Zaman
3)
Penderitaan Manusia
4) Keagungan Tuhan
REVIEW YANG BERKAITAN DENGAN MANUSIA DAN KEINDAHAN
Keindahan Dalam Kamus Besar
Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang,
cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari
estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Perilaku yang baik termasuk
keindahan.
HUBUNGAN MANUSIA DAN KEINDAHAN
Manusia dan keindahan memang tak bisa dipisahkan bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia. Keindahan tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Dimanapun kapan pun dan siapa saja dapat menikmati keindahan. Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan merupakan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Manusia yang menikmati keindahan berarti manusia mempunyai pengalaman keindahan.
Manusia dan Keindahan pada Film Miracle in cell no 07, yaitu :
Ayah yea-sung yaitu Lee Yong Gu Dipagi hari saat hendak berangkat kerja. Yea-Sung yang sayang kepada ayahnya merapihkan pakaian ayahnya dan berkata kepada ayahnya untuk makan sehat sereal dan ayahnya yong gu berkata kepada Yea-Sung untuk makan nasi. Lalu Yong gu berangkat bekerja dan Ye-Sung berhitung 1 2 3 , yong gu berbalik badan dan yea-sung dadah kepada Yong Gu dan saling menari bercanda.
Yong Gu menyelamatkan Leader dari tahanan lain ingin menusuk Leader. Dan Leader membalas budi kebaikan Yong Gu dan leader berkata kepada Yong Gu apa keinginannya, dan yong gu menjawab ingin yea-sung. Dan lalu ada sebuah acara hiburan keagamaan dan di atas panggung ada Yea-Sung yang memainkan alat musik. Para penari menari di dekat Yea-Sung dan tiba-tiba menghilang, karena seorang napi yang bernama Man Beom membawa Yea-Sung dengan troli dan kardus. Isi dalam kardus tersebut ada Yea-sung, Man Beom membawa dengan panik dan gugup. tetapi Man Beom berhasil membawa Yea-Sung ke tempat Yong Gu dipenjarakan. Dan Yea-Sung bertemu dengan ayahnya Yong Gu, Yong Gu memeluk Yea-Sung sembari menangis dan saling melepaskan kerinduan mereka Dan Man Beom mendapatkan kabar bahwa pemain acara keagamaan akan pulang lebih cepat. Yea-Sung komplain perjanjiannya dengan waktu untuk bertemu dengan ayahnya. Dan Leader berjanji akan membawa Yea-Sung kembali untuk bertemu dengan ayahnya. Saat ingin mengantar Yea-Sung kembali kepada pemain acara keagamaan. rupanya pemain acara keagamaan tersebut sudah pulang duluan.
Akhirnya Yea-Sung kembali sel penjara untuk menetap sementara dengan ayahnya dan makan Bersama. Namun napi yang lain tidak setuju dengan keberadaan Yea-Sung karena panik bila ketahuan. Kemudian napi bernama Chun No mendapatkan kabar bahwa 2 hari lagi ada acara keagamaan dan kesempatan untuk memulangkan Yea-Sung. Kehadiran Yea-sung mulai memberikan suasana yang berbeda di sel penjara no 7 dengan menghibur dengan tarian Sailor Moon ke para napi. Hingga akhir tiba hari Yea-Sung untuk pulang Bersama pemain acara keagamaan. Saat tiba di acara keagamaan ternyata acara keagamaan tersebut berbeda, bukan pemain acara keagamaan Yea-Sung. Dan chun no di marahi oleh Leader. Dan tiba-tiba salah satu petugas datang unutuk memeriksa sel mereka no 7. Dan sayangnya yea-sung ketahuan oleh Kepala sipir penjara
Yea-sung kembali masuk sekolah dan guru menanyakan kondisinya, Yea-Sung menyuruhnya bertanya langsung kepada ayahnya, dan Yea-Sung Bersama gurunya mengujungi kepenjara ayah Yong Gu. Yong Gu merasa senang bertemu dengan Yea-Sung. Yong Gu memuji kecantikan guru Yea-Sung. gurunya pun menceritakan prestasi Yea-Sung. dan guru Yea-Sung mengetahui mengurus semuanya adalah Yea-Sung
Kepala sipir berhutang budi kepada Yong Gu karena Yong Gu telah menolongnya saat kebakaran. Dan kepala sipir membalas budi Yong Gu dengan membawa Yea-Sung ke penjara. Yea-Sung di antar ke penjara dengan memasukan ke kerdus dan di antara oleh petugas yang dekat dengan kepala sipir. Saat Yea-Sung mucul Yong Gu sangat bergembira dan memeluk erat Yea-Sung. Yong Gu berterima kasih kepada Kepala sipir. Yea-Sung mengajari napi Leader membaca dan menulis, karena Leader tidak bisa baca dan menulis. Yea-Sung membantu napi Bong Shik dengan memberi handphone ke Bong Shik untuk menelpon istrinya yang melahirkan dan Bong Shik merasa gembira.
Yea-Sung menceritakan piano kepada ayahnya. Yea-Sung hitung 123 Yong Gu berbalik badan dan menari-nari ke Yea-Sung dan sambil melambaikan tangan. Yea-Sung memberikan surat kepada Yong Gu. Dan Yea-Sung melihatkan nilai ujiannya dapat 100, Yong Gu sangat bahagia dan gembira. Para napi membuat balon udara untuk melarikan diri Yong Gu dan Yea-Sung. pada acara paduan suara Yea-Sung di atas panggung dan bernyanyi, lalu Yea-Sung turun panggung dan memegang tangan Yong Gu dengan sangat bergembira. Saat ingin keluar ada balon udara yang disiapkan oleh para napi untuk melarikan diri Yea-Sung dan Yong Gu. Dan para petugas mengejar namun dihalau dengan para napi. Sayangnya tali pengikat balon udara tersakut oleh pagar beruji. Tetapi Yea-Sung dan Yong Gu tetap merasakan kebahagiaan dan gembira sambil menatap senja sore matahari terbenam 23 desember Yea-Sung dan Yong Gu makan Bersama dengan para napi. Dan hari ulang tahun Yea-Sung. para napi memberikan hadiah ke Yea-Sung dan ayah Yong Gu memberikan hadiah yang diinginkan Yea-Sung yaitu tas Sailor moon dan disaat hari itu juga Yong Gu berpisah dengan Yea-Sung dengan hukuman mati
Pada Film Miracle in cell no 07 mengajarkan kita kebersamaan, saling membantu, Peduli, dan Bekerja sama. Menggambarkan Yea-Sung Peduli kepada ayahnya, Yong Gu menolong Leader, dan narapidana satu sel dengan Yong Gu yang membantu Yong Gu untuk menemui anaknya yaitu Yea-sung, Kepedulian Yong Gu untuk anaknya rela menerima hukuman agar Yea-Sung Tidak Diperlakukan tidak baik oleh orang lain. kebersamaan, saling membantu, peduli, dan bekerja sama adalah perilaku yang sangat indah.
PENGERTIAN PENDERITAAN
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dara artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan.
SIKSAAN
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan. Siksaan yang sifatnya psikis bisa berupa : kebimbangan, kesepian, ketakutan. Ketakutan yang berlebih-lebihan yang tidak pada tempatnya disebut phobia.banyak sebab yang menjadikan seseorang merasa ketakutan antara lain : claustrophobia dan agoraphobia, gamang, ketakutan, kesakitan, kegagalan.
KEKALUTAN MENTAL
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
Gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami
kekalutan mental adalah :
1. Nampak pada jasmani yang sering merasakan
pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
2. Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas,
ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
1. Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala
kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani.
2. Usaha mempertahankan diri dengan cara
negatif
3. Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang 3bersangkutan mengalami gangguan.
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
1. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani
atau mental yang kurang sempurna.
2. Terjadinya konflik sosial budaya.
3. Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial.
Proses kekalutan mental yang dialami seseorang
mendorongnya kearah positif dan negatif.
Positif; trauma jiwa yang dialami dijawab
dengan baik sebgai usaha agar tetap survey dalam hidup, misalnya melakukan
sholat tahajut, ataupun melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam
hidupnya.
Negatif; trauma yang dialami diperlarutkan sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapai nya apa yang diinginkan.
Bentuk frustrasi antara lain :
1. Agresi berupa kemarahan yang meluap-luap
akibat emosi yang tak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadi
hipertensi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya.
2. Regresi adalah kembali pada pola perilaku
yang primitif atau ke kanak-kanakan
3. Fiksasi; adalah peletakan pembatasan pada
satu pola yang sama (tetap) misalnya dengan membisu.
4. Proyeksi; merupakan usaha melemparkan atau
memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negatif kepada orang
lain.
5. Identifikasi; adalah menyamakan diri dengan
seseorang yang sukses dalam imaginasinya
6. Narsisme; adalah self love yang berlebihan
sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari paa orang lain.
7. Autisme; ialah menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, ia puas dengan fantasi nya sendiri yang dapat menjurus ke sifat yang sinting.
PENYEBAB MUNCULNYA PENDERITAAN
Penderitaan yang muncul karena perbuatan buruk manusia. Menurut pandangan saya, penderitaan ini muncul disebabkan hubungan antara manusia dengan lingkungan sekitarnya baik dengan antar sesama manusia ataupun dengan alam. Penderitaan ini dapat muncul karena ketidak harmonisan antara elemen satu dengan yang lainnya. contohnya pada hubungan dalam bermasyarakat, ada kalanya didalam bermasyarakat terdapat perbedaan pendapat yang dapat menimbulkan perselisihan diantara satu dengan yang lainnya, hal ini bisa saja mengakibatkan timbulnya rasa dengki, marah, bahkan saling menuduh atau menjelek-jelekan. dari sinilah penderitaan muncul karena perbuatan saling tidak menyukai tersebut. dalam hal ini, penderitaan yang dialami adalah penderitaan secara batin karena terdapat rasa sakit hati apabila ada seseorang yang menjelek-jelekan bahkan rasa itu bisa saja semakin sakit apabila sudah terjadi pertengkaran yang membuat hubungan didalam masyarakat sudah tidak ada rasa nyaman dan aman. Selain karena ketidak harmonisan dengan sesama, ketidak harmonisan dengan alam juga dapat membawa penderitaan. contohnya apa yang sedang terjadi saat ini yaitu bencana alam terjadi dimana-mana. karena kesalahan manusia terhadap alam lah yang membuat alam menjadi tidak bersahabat lagi dengan manusia maka muncul lah penderitaan pada setiap orang yang terkena bencana alam. penderitaan yang dialami adalah penderitaan secara fisik dan batin, karena mereka yang terkena bencana alam harus rela kehilangan harta benda bahkan keluarga mereka.
HUBUNGAN MANUSIA DAN PENDERITAAN
Allah adalah pencipta segala sesuatu yang ada
di alam semesta ini. Dialah yang maha kuasa atas segala yang ada isi jagad raya
ini. Beliau menciptakan mahluk yang bernyawa dan tak bernyawa. Allah tetap
kekal dan tak pernah terikat dengan penderitaan.
Mahluk bernyawa memiliki sifat ingin tepenuhi
segala hasrat dan keinginannya. Perlu di pahami mahluk hidup selalu membutuhkan
pembaharuan dalam diri, seperti memerlukan bahan pangan untuk kelangsungan
hidup, membutuh air dan udara. Dan membutuhkan penyegaran rohani berupa
ketenangan. Apa bila tidak terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan. Dan
bila sengaja tidak di penuhi manusia telah melakukang penganiayaan. Namun bila
hasrat menjadi patokan untuk selalu di penuhi akan membawa pada kesesatan yang
berujung pada penderitaan kekal di akhirat.
Banyak yang salah kaprah dalam menyikapi
penderitaan. Ada yang menganhap sebagai menikmati rasa sakit sehingga tidak
beranjak dari kesesatan. Sangat terlihat penderitaan memiliki kaitan dengan
kehidupan manusia berupa siksaan, kemudian rasa sakit, yang terkadang membuat
manusia mengalami kekalutan mental. Apa bila manusia tidak mampu melewati
proses tersebut dengan ketabahan, di akherat kelak dapat menggiring manusia
pada penyiksaan yang pedih di dalam neraka. Adapun akan lebih jelas akan
dibahas sebagai berikut.
Manusia dan Penderitaan
Penderitaan dalam arti luas, dapat menjadi pengalaman ketidaknyamanan dan kebencian terkait dengan persepsi bahaya atau ancaman bahaya di suatu individu. Penderitaan adalah elemen dasar yang membentuk valensi negatif dari afektif fenomena. Kebalikan dari penderitaan adalah kesenangan atau kebahagiaan. Penderitaan terjadi dalam setiap kehidupan makhluk dalam banyak cara, sering kali secara dramatis.
Dalam film Miracle in Cell No.7, kita di perlihatkan penderitaan yang dialami oleh seorang Ayah yang sudah bersusah payah mengumpulkan duit untuk membelikan tas yang sangat diinginkan oleh anaknya yaitu tas sailor moon, namun naasnya saat hendak ingin membeli tas tersebut Ia dituduh memerkosa anak kecil oleh wanita yang salah mengira ,jika sang Ayah tersebut sedang memerkosa anak tersebut ,tetapi faktaanya dia sedang membantu anak tersebut yang sedang pingsan.
Miracle in Cell No.7 juga
mengajarkan kita bahwa walaupun orang di sekitar kita berbuat jahat kepada kita
, Kita jangan segan - segan membantu
orang yang jahat kepada kita . Dikisahkan bahwa setelah Lee Yong-Gu diadili dan
dinyatakan bersalah banyak sekali orang- orang di penjara yang memeperlakukan
buruk Lee Yong-Gu , Namun Ia tetap menolong dan berbuat baik kepada orang yang
jahat kepadanya.

Komentar
Posting Komentar